Inilah Fitur Terbaru Line Yang Bisa Menghapus Pesan Yang Sudah Terkirim


Aplikasi Line merupakan aplikasi Chatting terbaik dari Korea Selatan ini, memperkenalkan fitur terbaru yang bisa untuk membatalkan atau menghapus pesan yang sudah terkirim. Pesan yang sudah terlanjur dikirim itu bisa dihapus tanpa meninggalkan jejak seperti yang terjadi di Aplikasi Chatting WhatsApp.

Selain itu, fitur yang disediakan untuk pengguna Line ini berlaku untuk pesan yang sudah dikirim dalam 24jam terakhir, seperti yang di sebutkan oleh situs RocketNews. Sementara aplikasi chating WhatsApp ini hanya memberlakukan fitur itu untuk pesan yang suda di kirim dalam 7 menit terakhir.

Sayangnya, fitur ini masih belum diketahui kapan akan tersediah bagi pengguna aplikasi chatting ini di Indonesia.

Untuk merayakan fitu yang baru ini, Naver selaku pengelola aplikasi Line ini melakukan kampanye, disaat momen Black Friday Naver mempromosikan fitu terbaru Line. Naver selaku pengelolah aplikasi Line ini juga membuat kompetisi berhadiah dengan hashtag #LINE誤爆 yang artinya adalah "Pesan LINE yang salahkirim".

Sebelumnya, Fitur yang serupah juga sempat dikeluarkah oleh aplikasi chatting WhatsApp dan Facebook Messenger, yang dikeluarkan pada bulan Oktober lalu.

Namun, fitur yang tersedia di dalam platform aplikasi WhatsApp ini tetap memberikan informasi pada sangpengguna yang dikirimi pesan bahwah pengirim pesan telah menghapus pesan yang dikirim. Selain itu, fitur ini hanya berlaku 7 menit saja sejak pesan pertama dikirimkan.

Tapi, fitu untuk menghapus pesan yang salah kirim ke pengguna lain ini sebenarnya sudah ada lebih dulu di aplikasi Chatting instan Blackberry Messenger pada tahun 2014 yang lalu.

Aplikasi chatting Line asal korea ini salah satu aplikasi chatting yang paling banyak digunakan oleh beberapa negara di Asia. Layanan chatting ini memeliki pasar yang sangat besar dinegara Jepang atau yang disebut dengan negarah Matahari Terbit itu, dan berbagai negara lainnya termasuk di Indonesia juga. Pengguna Aplikasi Line d Indonesia berjjumlah 171 juta pengguna pada kuartal awal 2017.

Artikel Menarik Lainnya : 

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon